
Menang-Ziarah makam adalah suatu kegiatan mengunjungi makam orang atau tokoh masyarakat yang sudah meninggal untuk mengenang jasa orang tersebut serta mendoakan agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT ziarah makam sangat lekat dengan tradisi masyarakat Islam di Indonesia.
Seperti yang di lakukan Pemerintah Desa Menang Kecamatan Jambon melalui kegiatan napak tilas makam Bu Nyai Menang yang terletak di Desa Sangen Kabupaten Karanganyar(18/03/2023)
Kegiatan ziarah dan Napak tilas ke makam pendiri Desa di lakukan setiap tahun bertujuan untuk mengingat jasa Bu Nyai Menang sebagai pendiri Desa Menang serta menggali fakta sejarah yang bertujuan memperkaya arsip Desa dan memperkuat sejarah yang sudah ada. Namun di karenakan pandemi Covid 19 yang mewabah beberapa tahun lalu kegiatan Ziarah dan Napak tilas ke makam Bu Nyai Menang terpaksa di tiadakan selama 3 tahun dengan alasan keamanan dan risiko tertular Virus Covid 19, Setelah Situasi kondusif pada tanggal 18 bulan Maret 2023 kegiatan Ziarah dan Napak tilas makam Bu Nyai Menang dapat di laksanakan kembali.
Menurut arsip sejarah yang di miliki Desa Menang. Sejarah desa menang bermula dari pemberontakan yang di lakukan oleh Sunan Kuning terhadap Pakubuono II yang terjadi di tahun 1742M, yang memaksa Pakubuono II mengungsi ke Ponorogo dengan restu Kyai Moh Besari setelah tinggal beberapa minggu di Ponorogo Pakubuono II kembali ke Surakarta untuk merebut kembali Kraton Surakarta dari tangan Sunan Kuning.
Ketika perjalanan menuju kraton Surakarta Pakubuono II singgah di rumah seorang Mbok Rondo, saat beristirahat Pakubuono II di suguhi bubur/Jenang yang masih panas, untuk memakan jenang tersebut Pakubuono II di Beri saran oleh tuan rumah supaya memakannya dari pinggir supaya saat sudah mencapai tengah jenang sudah dingin. Dari saran tuan rumah untuk memakan jenang tersebut Pakubuono II terpikir sebuah siasat untuk mengalah kan Sunan Kuning dan merebut Kraton kembali.

Singkat cerita, Setelah berhasil merebut Kraton Surakarta dari tangan Sunan Kuning Pakubuono II tak lupa kepada jasa mbok Rondo yang telah memberinya Jenang/bubur sebagai ucapan terimakasih kepada mbok Rondo Pakubuono II memberikan Piagam tanah pardikan kepada mbok Rondo yang sekarang bernama Desa Menang yang terletak di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.
“Dengan adanya Napak tilas dan Ziarah ke makam Bu Nyai Menang ini supaya memupuk nilai sejarah dan untuk mengenang jasa Beliau dalam mendirikan Desa Menang”. Ujar Fuad Hermansyah selaku perwakilan rombongan saat di wawancara.
Kepala Desa Menang Bapak Imam Tamami, S.Sos. berharap dengan adanya kegiatan Ziarah dan Napak tilas makam Bu Nyai Menang selaku pendiri Desa Menang dapat memupuk rasa cinta pada sejarah, khususnya sejarah desa menang serta tidak melupakan jasa Pendiri Desa.
(Penulis: Halim Pradana | Editor: Amelia Eva)