
Menang, 09 Desember 2024 – Desa Menang, yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, saat ini tengah memasuki masa panen. Namun, kegiatan panen kali ini dihadapkan pada tantangan yang cukup berat, yakni cuaca hujan yang terus-menerus.
Seperti diketahui, sejak Kamis (05/12) lalu, Desa Menang diguyur hujan hampir seharian penuh. Meskipun intensitasnya bervariasi, namun kondisi ini cukup mengganggu aktivitas pertanian, terutama saat panen.
Padi, sebagai komoditas utama pertanian di Desa Menang, kini siap untuk dipanen. Petani setempat biasanya menggunakan mesin combine harvester untuk mempercepat proses panen. Namun, kondisi tanah yang basah akibat hujan membuat penggunaan mesin menjadi lebih sulit dan berisiko merusak hasil panen.
“Hujan terus-menerus memang menghambat proses panen,” ungkap (Misnun), salah seorang petani di Desa Menang. “Kami berharap hujan segera reda agar panen bisa selesai tepat waktu dan hasil panen kami tetap melimpah.”
Meskipun menghadapi kendala cuaca, para petani di Desa Menang tetap optimis. Mereka berharap dengan upaya yang maksimal dan dukungan dari berbagai pihak, panen padi tahun ini dapat berjalan lancar dan hasil panen tetap berlimpah.
